Home
news
Studi Banding HIMAFARIN ke SEKOLAH TINGGI PERIKANAN, JAKARTA

Studi Banding HIMAFARIN ke SEKOLAH TINGGI PERIKANAN, JAKARTA


Jumat, 2017-04-07 - 11:22:50 WIB

Kegiatan studi banding ke Sekolah Tinggi Perikanan (STP) yang dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (HIMAFARIN) terlaksana pada hari Sabtu 1 April 2017. Kegiatan ini disambut antusias oleh para taruna Sekolah Tinggi Perikanan Pasar Minggu Jakarta. Selain para taruna, dosen dari bagian kapal riset juga ikut memberikan materi dan ilmu pengetahuan tentang perikanan yang telah di terapkan oleh STP. Dosen-dosen tersebut diantaranya bapak Erick Nugraha, S.St.Pi., M.Si dan Herry Choerudin S.St.Pi., M.Si.

Sekitar pukul 08.00 kami tiba di kampus STP di bilangan Pasar Minggu, Jakarta. Kemudian kami dimobilisasi ke aula Madidihang untuk berdiskusi terkait keorganisasian Taruna jurusan TPI. Diskusi membicarakan kegiatan asrama dan kehidupan kampus. STP memiliki beberapa unit kegiatan kampus, diantaranya adalah unit kegiatan olahraga, kerohanian, diving club dan masih banyak lagi. Pihak pengelola STP secara rutin mengadakan kegiatan-kegiatan sertifikasi seperti sertifikasi penyelam, sertifikasi BST. Kegiatan sertifikasi tersebut ditunjukkan untuk umum dengan administrasi yang mudah dengan menggunakan fasilitas kolam renang yang berada di kampus STP Pasar Minggu. Kegiatan lainnya dalam bidang pengabdian pada masyarakat, para Taruna STP bekerja sama dengan lembaga Dinas dengan mengadakan Program Pengabdian Masyarakat Pesisir, untuk tahun lalu mereka mengadakan program di Pangandaran, biasanya kegiatan tersebut dikhususkan untuk Taruna tingkat II. Sistem kaderisasi di STP sangat kuat, hal ini dikarenakan untuk melatih Taruna baru membiasakan keadaan yang nanti akan dihadapi ketika mereka turun langsung ke lapang untuk berlayar. Waktu yang paling lama mereka untuk berlayar sekitar 45 hari, dan biasanya Taruna semester 2 sudah melakukan kegiatan berlayar sampai samudera lepas.

Setelah diskusi di aula Madidihang, peserta studi banding dimobilisasi ke PPS Nizam Zachman Muara Baru untuk mengunjungi salah satu kapal riset KKP yang dioperasikan oleh STP, yaitu KM Madidihang 03 yang juga merupakan kapal latih bagi Taruna STP. Setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih satu jam kami tiba dan langsung menaiki kapal tersebut. Sesampainya disana kami disambut oleh beberapa dosen STP yang sekaligus sebagai wakil kapten KM Madidihang 03. Peserta diarahkan untuk masuk ke ruangan kelas dan menerima materi tentang keselamatan kerja ketika di atas kapal oleh bapak Herry Choerudin S.St.Pi.,M.Si. Beliau menyampaikan hal-hal yang perlu diperhatikan ketika kapal yang sedang beroperasi dan apabila ada gangguan yang dapat mengakibatkan keselamatan diri terganggu. Hal yang pertama yang harus diperhatikan adalah tempat penyimpanan lifejacket agar ketika terjadi goncangan ABK langsung berlari untuk menyelamatkan diri dengan memakai lifejacket. Hal kedua yang harus memperhatikan liferaft untuk membantu penyelamatan. Keselamatan kerja perlu diperhatikan untuk membantu Kapten, perwira, ABK, dan juru-juru yang ada di kapal agar tetap aman dan nyaman bekerja tengah laut. Setelah itu ada penyampaian materi dari bapak Erick Nugraha, S.St.Pi., M.Si, beliau menyampaikan menganai bagaian-bagain kapal yang akan digunakan untuk beroperasi. Madidihang 03 memiliki dua laboratorium untuk pengujian air dan CTD untuk mengukur suhu, kedalaman, dan salinitas. Taruna juga langsung terjun untuk mengoperasikan alat tangkap ikan antar lain purseine dan longline. Taruna melakukan praktek lapang, dari mulai bagaimana cara memasang umpan pada kail, menggulung benang jaring, sampai hauling ke atas kapal. Selain itu, penanganan ikan di atas kapal, antar lain ikan dibersihkan dengan mengeluarkan isi perut, dibersihkan, samapai diberikan es di dalam penyimpanannya. Biasanya setelah praktek lapang, Taruna akan diuji secara lisan tentang pengetahuannya selama berlayar, baik teori maupun praktek.

Sesi kedua masih di atas kapal, yaitu dengan keliling di dalam kapal untuk mengetahui fungsi-fungsi dari tempat dan bagian yang ada di dalam kapal mulai dari bawah hingga ke atas. Syarat pertama sebelum mengelilingi kapal riset yang kami kunjungi adalah diharuskan menggunakan helm demi terjaganya keselamatan diri ketika mengelilingi setiap bagian-bagian kapal. Tempat yang pertama kami kunjungi setelah ruang kelas adalah Lab. Kering yang berada di lantai dua kapal. Lab tersebut digunakan sebagai tempat untuk menganalisis data perikanan mulai dari hasil tangkapan dari tahun-tahun sebelumnya dan hasil tangkapan ketika kapal tersebut beroperasi. Tempat kedua yang kami kunjungi adalah Lab. Basah yang berdampingan dengan Lab. Kering, Lab. Tersebut digunakan untuk menguji kadar air laut pada kedalaman tertentu untuk mengambil data suhu, tekanan dan pH. Tempat-tempat lain yang kami kunjungi diantaranya ruang makan bersama, ruang kendali, bagian buritan, dan bagian haluan kapal. Kapal riset KM Madidihang 03 tersebut sudah menggunakan sistem komputerisasi, hampir 90% sudah menggunakan automatic system. Untuk mendapatkan info lebih lanjut mengenai profil Kapal Madidihang 03 dapat mengakses web https://issuu.com/akusdinar/docs/mdd03_profil2015.

 


Share Berita


Komentari Berita